Pengadaan Peralatan Laboratorium, Dinas LH Maluku Anggarkan 4 Miliar Lebih

  • Whatsapp
banner 468x60

Ambon, LiraNews – Dinas Lingkungan Hidup (LH) provinsi Maluku mengusulkan pengadaan peralatan laboratorium dan juga sedikit renovasi gedung laboratorium dalam APBD tahun 2020.

Pasalnya, sejak tahun 2008 lalu gedung Laboratorium Lingkungan yang dibangun dengan anggaran dari Kementerian LH belum difungsikan sampai saat ini, karena belum memiliki peralatan.

Padahal, kata plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup provinsi Maluku, Drs Roy C Siauta, M.Si, peralatan laboratorium lingkungan tersebut sangat penting.

“Total anggaran yang kami usulkan dalam APBD tahun 2020 sebesar 4,4 milyar rupiah lebih, terdiri dari pengadaan peralatan laboratorium sebesar 3 miliar 600 juta rupiah lebih dan renovasi gedung sebesar 750 juta rupiah lebih,” ujarnya, Rabu (9/10/2019), seperti dilansir kabaresi.

Setelah kita terakreditasi, paparnya, dengan melihat pada jumlah perusahaan yang mempunyai ijin lingkungan yang wajib menyampaikan laporan terkait analisis kualitas lingkungan, untuk satu para meter air saja setiap tahun itu kita bisa menghasilkan PAD sebesar 3 miliar 170 juta rupiah.

Dengan perhitungan, jika setiap perusahaan memiliki empat titik pengujian sample air setiap tahun perusahaan wajib melakukan pengujian sebanyak 12 kali. Dan jika itu dikalikan dengan 300 ribu biaya pengujian, maka setiap tahun diperoleh sekitar 25 juta rupiah untuk satu perusahaan saja.

“Dan jika jumlah itu dikalikan dengan jumlah perusahaan yang sudah memiliki ijin lingkungan yang saat ini sebanyak 127 perusahaan, maka hasil yang diperoleh untuk PAD itu mencapai 3 miliar 170 juta rupiah,” jelas Siauta.

Jumlah itu kata Siauta, berasal dari pengujian parameter air saja, belum udara dan tanah. Dan ketika ini berkembang, kita akan usulkan lagi pengadaan peralatan untuk udara dan tanah, sehingga diperkirakan diwaktu mendatang PAD kita akan terus meningkat. LN-JAN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60