Demo Aliansi OKP Maluku, Terkait Pinjaman Dana SMI Rp. 700 Milliar 

Gravatar Image
  • Whatsapp

Maluku, LiraNews – Demo dari Aliansi Organisasi Ke masyarakatan Pemuda ( OKP ) siang tadi menuntut adanya  trans paransi penggunaan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infra struktur ( SMI ).

Dana sebesar Rp. 700 milliar yang di pinjam Pemprov Maluku kini menjadi polemik dalam ma syarakat.
Atas ketidak jelasan pengguna an dana tsb, maka sejumlah OKP yang terdiri dari HMI – PMII- IMM – & GMNI melakukan demo menuntut supaya dana ini di usut karena dipakai tidak sesuai dengan peruntukanx.

Demo ini dimulai dari kantor Gubernur Maluku. Disini masa demo hanya berorasi sekitar 10 menit. Tujuan utama mereka adalah ingin berjumpa dengan Kajati Maluku, Rorogo Zega SH.

Namun karena Kajati sedang memimpin rapat internal, dan tidak bisa di temui, maka masa terpaksa berorasi di depan ger bang kantor Kejati.

Korlap aksi yang juga adalah moderator, Rizky Rumadan dalam orasinya mengecam pihak Pemprov Maluku, karena dalam melakukan pinjaman ti dak melibatkan pihak terkait seperti DPRD.

“Kejati harus memanggil pihak Pemprov untuk dimintai kete rangan, karena pinjaman ini tidak dibahas bersama DPRD tapi hanya via Sekda dan Bag. Keuangan,” ujar Rumadan dan mendapat applaus gemuruh oleh masa pendemo.

Menurutnya, dengan tidak dibahasx dana pinjaman ini bersama DPRD, maka Pemprov telah melanggar padal 317 UU No. 17 tahun 2014 tentang MD3. Tidak itu saja juga telah melanggar pasal 3 dan 50 PP No.56 tahun 2018 tentang Pinjaman Daerah, dimana ha rus memberikan pertanggungan jawab kepada DPRD.

Sebelum meninggalkan kantor Kejati, menuju kantor Dinas PUPR Maluku dengan tujuan yang sama, pendemo berjanji akan mendatangkan masa yang lebih besar lagi di waktu menda tang, kalau saja Kejati tidak menindak lanjuti permintaan mereka yaitu memanggil Pem prov Maluku untuk menjelaskan penggunaan dana pinjaman dimaksud. LN-TIM

Related posts